Adapun faktor yang mempengaruhi antara lain:
-
Bangsa-bangsa Afrika memiliki frekuensi kehamilan kembar lebih tinggi dari kulit putih
-
Faktor keturunan kembar (keturunan kembar dari pihak bapak tidak meningkatkan kemungkinan kehamilan kembar)
-
Umur;
semakin tinggi umur semakin tinggi frekuensinya (> 35 tahun),
setelah umur 40 tahun frekuensi kehamilan kembar menurun lagi
-
Paritas (angka kehamilan) ibu; frekuensi kehamilan kembar meningkat sesuai dengan paritas ibu
-
Waktu; kemungkinan kehamilan kembar meningkat sesaat setelah penghentian kontrasepsi pil
-
Terapi infertilitas; baik menggunakan obat peningkat kesuburan ataupun In Vitro Fertilization/IVF
(bayi tabung). Obat-obatan dapat merangsang indung telur untuk
mengeluarkan telur lebih dari satu yang dapat dibuahi pada waktu yang
sama. IVF adalah prosedur memasukkan embrio multipel ke dalam rahim
untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan. Sekitar 25-30% kehamilan dari
IVF adalah kembar, 5% triplet (kembar 3), dan <1% adalah kuadriplet
(kembar 4) atau lebih
by summary from KlinikDokter
No comments:
Post a Comment