Saturday, September 8, 2012

Cara Mengenal Waktu Terbaik Agar Cepat Hamil


Waktu terbaik agar cepat hamil perlu kita ketahui. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium yang merupakan kesempatan terbaik bagi wanita untuk dapat hamil. Dengan mengatur waktu hubungan seks selama hari-hari ovulasi dapat meningkatkan kesempatan untuk hamil secara alami.

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda mengidentifikasi waktu terbaik untuk hamil, seperti dilansir onlymyhealth, antara lain:

1. Mengetahui dengan pasti panjangnya siklus menstruasi

Siklus menstruasi penuh adalah durasi dari hari pertama sampai hari terakhir menstruasi. Buatlah catatan lamanya siklus menstruasi setiap periodenya hingga enam kali siklus untuk mengetahui panjangnya siklus menstruasi. Agar mengetahui waktu terbaik untuk hamil, Anda harus mengetahui panjang siklus menstruasi dengan pasti.

2. Hitung waktu ovulasi

Hitunglah 18 hari ke depan dari hari terakhir Anda menstruasi dan tandai hari tersebut pada kalender.
Jika jarak antara periode menstruasi adalah selama 32 hari, dikurangi 18 hari dari hari terakhir menstruasi akan menjadi 14 hari. Setelah itu kurangi jumlah periode menstruasi dengan 14 hari dan didapatkan 18 hari. Sehingga masa subur yang terbaik untuk mendapatkan kehamilan adalah dari hari ke-14 sampai hari ke-18.

Pada wanita dengan siklus menstruasi normal yaitu 28 hari, masa subur berada pada hari ke-10 sampai hari ke-14 dengan menggunakan cara penghitungan yang sama.

3. Periksa suhu tubuh

Periksalah suhu tubuh dengan termometer basal setiap pagi sebelum Anda memasuki masa ovulasi. Segera sebelum ovulasi, suhu tubuh basal akan lebih rendah dari biasanya. 

4. Kenali tanda-tanda ovulasi

Selain dapat dihitung dengan perhitungan hari, masa ovulasi juga menunjukkan tanda-tanda tertentu seperti suhu tubuh basal meningkat pada hari-hari ketika Anda sedang berovulasi dan vagina akan mengeluarkan lendir serviks yang lebih banyak dan lebih licin dari biasanya.


4 Posisi Bercinta Terbaik Agar Cepat Hamil
Ada beberapa factor yang menentukan terjadinya proses kehamilan. Salah satunya adalah posisi bercinta. Jika Anda dan suami sedang merencanakan program untuk punya anak, ada beberapa gaya bercinta tertentu yang bisa membuat Anda agar cepat hamil.

Anda dan pasangan sebaiknya memilih posisi yang memungkinkan sperma dikeluarkan sedekat mungkin dengan serviks wanita. Hal ini terkait dengan masa hidup sperma dan sel telur.

Setelah telur dilepaskan dari ovarium (tahap ini juga dikenal dengan ovulasi), umumnya hanya bertahan selama 24 jam. Oleh karena itu, jika mengharapkan terjadinya kehamilan maka sel telur harus berada sedekat mungkin dengan sperma agar bisa bertemu sebelum telur mati.

Lalu posisi apa saja yang dianjurkan untuk mewujudkan kehamilan? Cobalah beberapa posisi ini, seperti yang dikutip dari Times of India.

1. Misionaris
Man-on-top dipercaya sebagai posisi bercinta terbaik jika Anda ingin hamil. Hal ini karena posisi tersebut bisa menghasilkan terjadinya penetrasi sedalam mungkin sehingga semburan sperma berada sedekat mungkin ke serviks.

2. Doggy Style
Posisi pria yang melakukan penetrasi dari belakang juga direkomendasikan agar cepat hamil. Hal ini membuat sperma mengarah ke mulut rahim dan berenang menuju ke dalam rahim untuk mencapai sel telur.

3. Spooning
Posisi ini membantu sperma masuk lebih dekat ke leher rahim. Penetrasi yang lebih dalam juga membantu beberapa wanita yang rahimnya miring. 

4. Menaikkan Posisi Pinggul
Mungkin ini bukan termasuk gaya bercinta, tapi menaikkan pinggul saat berhubungan intim juga bisa membantu kehamilan terjadi lebih mudah. Anda bisa mengganjal pinggul dengan bantal sehingga posisi pinggul lebih tinggi dari perut dan memberikan waktu bagi sperma untuk berenang menuju sel telur. Cara lainnya adalah dengan mengangkat kedua kaki Anda dan menahannya dengan dinding setelah melakukan hubungan seksual.

Semoga cara-cara diatas bisa membantu Anda semua.

Auto Summarize by detik.com


No comments:

Post a Comment